Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryOct 19, '06 11:49 PM
for everyone
Selasa, 1 Agustus 2006. hari itu tidak akan pernah kulupakan. Dua tangungjawab besar hinggap dipundakku.

Tanggungjawab pertama terjadi waktu menunjukkan pukul 00.00 WIB. Mulai saat itu aku bertangungjawab penuh atas kinerja 25 orang dan kehandalan 1 sistem aplikasi yang baru dipakai. Inilah yang menjadi masalah besar, deskripsi pekerjaanku jadi berubah total.
Tidak hanya berubah tapi semakin bertambah karena tugas-tugas ku yang lama belum sepenuhnya bisa ditangani oleh petugas yang baru (mereka butuh ditraining bertahap). Jadilah tiap hari disamping bergelut pada tugas-tugas lama, aku juga mengerjakan tugas baru yang sama sekali asing buatku, yaitu tugas manajerial. Jadilah hampir tiap hari meeting, mempersiapkan presentasi, membuat target jangka pendek, menengah dan panjang, evaluasi kasil kerja serta hal-hal non teknis lainnya.

Karena itu aku tiap hari jadi terlihat seperti orang stress, murung, kusut, letih dan lain-lain. padahal itu bukan aku banget. Beban ini terasa sangat berat, sampai-sampai terbawa kerumah. Istriku bilang aku sudah sangat jarang sekali tersenyum. Hari-hariku diisi dengan berfikir bagaimana agar kinerja divisiku terus membaik sementara kendalanya sangat banyak. Mulai kualitas SDM, pengumpulan data dan informasi, sampai BUG system yang masih saja selalu ada tiap harinya.

Hidupku terasa telah terbeli, rasanya aku tidak punya waktu banyak lagi untuk hal lainnya. Padahal aku punya TUHAN yang harus kusembah, aku punya keluarga dan tetangga yang harus selalu dijalin silahturahminya, dan aku manusia yang punya banyak keterbatasan. Hal itu sangat terasa ketika bulan Ramadhan kali ini, tadarus Al-Qur'anku tidak sampai khatam dan jadwal sholat tarawihku bolong disana-sini. Sangat berbeda jauh dengan ramadhan tahun-tahun sebelumnya.

Sekitar 2,5 bulan ini (sejak 1 agustus) alhamdulillah aku masih bisa bertahan. Entah sampai kapan. Mudah-mudahan nanti tugasku tidak merambah keranah "non teknis" lainnya, mengingat perusahaan tempat aku bekerja adalah rekanan dari sebuah perusahaan BUMN dan aku ditempatkan di perusahaan BUMN tersebut. Kita sama-sama tahulah bagaimana birokrasi dan mekanisme kerja perusahaan BUMN.

Kalau itu sampai terjadi wah bisa-bisa aku tambah stress nih, jadi ingin mengikuti jejak siFULAN yang ditulis oleh Mas Bahtiar HS :)
Karena aku sekarang merasa tidak merdeka.

Pengalaman, ya pengalaman. Hanya itu alasan utamaku untuk bertahan. Pekerjaan baruku ini sangat asing bagiku, karena itu kujadikan pengalaman berharga. Setidaknya sampai masa kontrak kerjaku habis akhir tahun ini.

***

Tanggungjawab kedua datang sekitar pukul 22.20 WIB. Saat itu ALLAH mengamanahkan padaku seorang putri cantik. Sebuah akhir dari penantian panjang selama sekitar 3,5 tahun. Bahagia sekali rasanya, setelah usaha keras dan doa kami (saya dan istri) selama ini akhirnya dikabulkanNYA.
Karena tanggungjawab kedua inilah, kujalani tanggungjawab pertamaku dengan sebaik-baiknya. Walaupun belepotan di sana-sini.

Mungkin pekerjaan baruku ini merupakan RIZKY anakku yang ALLAH berikan melalui aku,. Bukankah setiap orang yang terlahir didunia ini telah ditentukan rizkynya, termasuk anakku. Karena itu aku bisa mendaftarkan anakku ikut semua jadwal imunisasi (insyaALLAH), membelikan diapers yang terbaik agak anakku tidak iritasi, membelikan jilbab, pakaian dan mainan, serta memberikan gizi yang terbaik buat istriku agar dapat menghasilkan ASI yang berkualitas.

***

Ya Allah, kalau pekerjaan ini baik buatku, tidak membuatku semakin jauh dariMu, tidak membuat jalinan silahturahmi dengan keluarga dan sesama muslim terhambat maka permudahkanlah urusan dan pekerjaanku. Tetapi apabila pekerjaan ini tidak baik buatku, berikan petunjukMu. Amin.

Sby, 20 Okt '06
tipis

Add a Comment